Senin, 06 Agustus 2018

ABANG (2)

Senin, Agustus 06, 2018 0 Comments
Seluruh kelas menyoraki kami berdua. Bia kali ini tidak menggubris bu Tian dan sorakan dari teman-teman. Bia masih terpesona dengan cowok ganteng di kantin tadi. Kebengongan Bia tersebut sontak membuatku heran. Bia sosok yang renyah kaya krupuk tiba-tiba menjadi seperti orang kena sawan. Diajak ngomong ngalor-ngidul nggak nyambung sama sekali. Ditanya A jawabnya Z. Benar-benar seperti bukan Bia.



"Kamu kenapa sich Bi?" tanyaku heran
"Ya Allah Ebi... Dia ganteng banget."
"Siapa?"
"Cowok yang di kantin tadi."
"Ooooo..."
"Kok cuma Oooo?"
"Eeeeee..."
"Ebiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii." teriak Bia gemas mengejar aku. Ketika aku lari dari kejaran Bia tersebut, tiba-tiba tak sengaja aku menabrak dia. Yup Dia... Dia adalah lelaki yang kukagumi. Seorang cowok yang terbingkai rapi dalam hatiku.

"Upsss... Sorry." kataku. Dia tak menjawab perkataan maafku. Dia hanya tersenyum dan berlalu. Seperti itulah dia. Dia tak pernah berubah sejak dari dulu. Sejak pertama kali kami bertemu ketika bangku SMP. Dia berlalu meninggalkanku menghampiri seseorang. Dia menghampiri si cowok ganteng yang kutemui di kantin tadi pagi.

Mereka berdua berlalu meninggalkan sekolah. Aku jadi penasaran. Siapa cowok tersebut? Kenapa cowok tersebut rela menunggunya hingga berjam-jam lamanya? Banyak pertanyaan menghampiriku.
"Kena kau!" teriak Bia
"Hemmmmmmmmm."
"Kok cuma hemmmm."
"Eh, tuch cowok ganteng idola kamu jalan bareng sama....."
"Sama siapa?" 
"RAHASIAAAAA."

Candaan kami lanjutkan sembari melanjutkan perjalanan pulang. Kami pisah di halte bus. Aku ke arah utara, Bia ke arah Timur. Ketika duduk dalam bus, tanpa kusadari dia tiba-tiba duduk disampingku.

"Hai." sapanya
"Hai." jawabku kaget
"Kaget ya, kok tiba-tiba aku naik dari halte daerah ini."
"Ah... Nggak juga."
"Aku tadi pergi dengan kakakku."
"Kakak?" tanyaku heran karena sepengetahuanku dia nggak memiliki kakak.
"Dia kakak kandungku. Namanya Fajar. Lama kami tak bertemu. Dia kuliah di Semarang."
"Kenapa kamu cerita ke aku?"
"Karena kamu orang yang penting buat aku."

Kata terakhir tersebut membuatku gemetar. Tak sempat melanjutkan pertanyaan, dia sudah turun dari bus meninggalkanku yang masih heran. 

"Aku penting baginya? Sejak kapan?" 

Sejak pertemuan kami sepulang sekolah tadi, aku makin baper. Perkataannya sukses membuatku malam ini tak bisa tidur. Rasanya hati ini menginginkan agar rembulan mengambek dan minta tolong matahari untuk cepetan mengganti tugasnya. Malam ini seperti lamaaa sekali. Aku benar-benar tak bisa memejamkan mata dengan tenang. 

**

Hari ini, dua hari sejak kejadian di bus, aku masih setia menunggunya di depan kelas saat jam istirahat. Namun, dia tak kunjung lewat.
"Apa dia nggak masuk sekolah lagi ya?" gumamku.
Aku mencoba memberanikan diri menuju kelasnya. Di sana ada beberapa teman perempuan yang sedang asyik ngerumpi.
"Sorry ganggu. Boleh nanya?" tanyaku. Mereka pun mengangguk.
"Mmmmm, Reno ada?"
"Oooo... Reno dua hari ijin. Dia nggak masuk sekolah."
"Ijin? Hmmmm, OK makasih ea."
Aku kemudian berlalu. Dalam hati terus bergumam. Semakin penasaran lah hati ini. Kata teman-temannya, dia ijin karena pergi. Lalu pergi kemana?

Ketika pulang sekolah aku melihat cowok ganteng dua hari yang lalu. Menurut pengakuan Reno, dia adalah kakaknya. Laki-laki tersebut baru menemui Pak Ahmad wali kelas Reno. Aku jadi makin penasaran. Ada apa dengan Reno? Kuberanikan diri untuk menghampiri laki-laki itu. Namun, tak kusangka lelaki itu justru menghampiriku. Aku jadi salah tingkah.

"Kamu Abang?" tanyanya
"Eh... iya."

Kemudian lelaki itu mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Kupandangi sesaat wajah lelaki itu. Iya, dia memang mirip dengan Reno. Terutama hidungnya. Mereka berdua sama-sama mancung.

"Ini ada surat  dari Reno. Tolong dibuka nanti saja ya, tepat di hari ulang tahunmu."
"Kok gitu?" tanyaku heran
"Pesan Reno seperti itu."
"Lalu, dimana Reno?"
"Kami mengajaknya ke Bandung. Jadi mulai hari ini dia sudah resmi pindah sekolah."
"APAAAAA?"

Kakak Reno justru meninggalkanku dalam kondisi shock. Aku berdiri mematung. Kakiku kaku. Hatiku patah berkeping-keping. Ingin menangis, tapi air mata ini seperti tak mau keluar. Aku benar-benar kaget.


Bersambung lagi yaaaa...... Nantikan kelanjutannya...





Rabu, 25 Juli 2018

ABANG (1)

Rabu, Juli 25, 2018 0 Comments
Abang namaku. Abang bukan merupakan panggilan untuk seorang laki-laki. Abang berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti merah. Merah merupakan simbol keberanian. Mungkin itulah alasan kenapa orang tuaku memberi nama Abang. Mereka berharap aku memiliki keberanian seperti makna dari namaku.

Pagi itu suasana tak seperti biasa. Udara serasa menusuk tulang-tulangku ini. Suara adzan Subuh menguatkanku untuk beranjak dari tempat tidur. Betul, di dunia ini hanya Allah penenang hatiku. Jadi tak akan kulewatkan sedetik pun waktuku untuk mengadu pada-Nya. 

Air membasahi tiap bagian tubuhku. Dingin.... Suasana Subuh itu begitu tenang seperti biasanya. Adikku masih terlelap dalam tidurnya. Ayahku pun masih dalam mimpi indahnya. Mungkin ayah sedang bertemu ibu dalam mimpinya. Setelah kulirik satu per satu orang-orang yang kusayang, aku melanjutkan langkahku untuk sholat Subuh.



Dalam tiap doaku, aku memohon agar Allah menguatkan langkahku. Menjaga ayah dan adikku. Alhamdulillah, Allah sayang dengan kami. Diusiaku yang ke-16 tahun, ibu tempatku bermanja Dia panggil. Nikmat penyakit kanker payudara yang diberikan Allah kepada ibulah yang membuat kami sekarang hidup bertiga.

"Abaaaang." lamunanku buyar mendengar teriakan ayah
"Iya yah. " Bergegas aku menghampiri ayahku. Ternyata lelaki separuh baya yang berprofesi sebagai sopir itu sudah berada di dapur menanak nasi untuk kami. 
"Abang, setelah mandi, ayah akan berangkat. Nasi sudah ayah tanak di magic com, kamu tinggal beli sayur di warung depan."
"Oke yah.."
"Oya, jangan lupa si Ageng dibangunin."

Begitulah rutinitasku tiap pagi setelah ibu meninggal dunia. Pagi setelah ayah kerja, aku dan Ageng adikku pergi ke sekolah

**

Matahari mulai tersenyum menyambut siswa SMA Negeri 1 Makmur. Pak Paijo satpam SMA pun sudah pasang muka syerem. Sesekali melotot dan memainkan kumisnya yang tebal dan panjang. Ingat Pak Raden? Nah, seperti itulah Pak Bejo. Namun, beliau kurus seperti artis Doyok. Galak sih, tapi jika sudah marah, kami terkadang menahan tawa karena gesture beliau yang lucu.

"Pagi Pak Bejo." Sapaku
"Pagi." Jawaban Pak Bejo selalu singkat

Dari kejauhan terdengar nyaring suara merdu itu. Suara renyah teman sebangkuku. Bia namanya. Dia teman sebangkuku. Tubuhnya padat berisi. Dia lincah seperti kelinci. Melompat kesana kemari dengan tubuhnya yang gembul. Dia mengibaratkan dirinya sebagai tempat sampahku. Yup, dirinyalah tempatku membuang segala uneg-unegku. Dari cerita senang hingga susah kuceritakan padanya. Dia orang lain pertama yang paling kupercaya. Meski dengan sifat yang blak-blakan cenderung cuek, Bia bagiku sosok saudara, sahabat, dan kakak yang baik.

"Woi, siaran mulu pagi-pagi!" aku mengagetkan Bia.
"Ebi sayang, kalau Bia pagi-pagi nggak ngoceh, nanti seluruh penghuni SMA ini pada gelisah."
"Iya deh.. Percaya."
"Eh... Ebi, dah ngerjain PR kan? Nyontek dunk?"
"Wuuuuu.... kerjaan nyontek aja lu gedhein." Begitulah kami berdua. Blak-blakan dan saling melengkapi.

Bel tanda masuk berbunyi. Jam pertama adalah pelajaran matematika. Kalau kata teman-teman SMA ini, pelajaran matimatian. Gimana nggak, tiap jam pelajaran matematika, Pak Beni ini selalu memberi tugas yang jumlahnya ngalahin antrian BPJS di rumah sakit. Istilah keren dari kami para siswanya adalah SGT atau Suwek Garap Tumpuk, dalam bahasa Indonesia artinya sobek kerjakan kumpulkan.

"Anak-anak, kerjakan uji kompetensi 5 halaman 107 buku paket!" teriak Pak Beni
"Berapa nomor pak?"
"SEMUA."
"Haaaaaaaaa.... 55 nomor?!!!!" teriak kami satu kelas.

Dua jam pelajaran tak cukup buat kami mengerjakan 55 nomor. Pak Beni memerintahkan kami mengumpulkan tugas semampunya. Hari ini kemampuanku mengasah otak dan menghitung angka cukup 30 nomor saja. Dan efeknya, jari-jari lentikku ini merindukan pijatan tiap kali selesai jam pelajaran matematika. CAPEEEEEEK!!!

"Ebi... aku ngantuk berat nich, beli minuman yuk ke kantin!" ajak Bia
"Belum istirahat Bia."
"Bentar aja kok. Lagian Bu Tian pasti telat masuknya."

Kami berdua diam-diam pergi ke kantin sekolah. Di kantin cukup sepi, karena memang belum saatnya jam istirahat. Kami membeli minuman kaleng. Tiba-tiba....... GUBRAAAAAAK. Seketika kami yang berada di kantin menoleh mencari sumber suara mengagetkan tersebut. Tumpukan kardus mie instan kocar-kacir karena ditendang oleh seorang cowok yang tak kukenal. Dia juga tak berseragam SMA. Kalau diperhatikan dia seorang mahasiswa.

"Ya Allah.... Gantengnya." Teriak Bia spontan

Teriakan Bia tersebut membuat seisi kantin tersenyum. Kuakui sih, pemuda tersebut memang ganteng. Dengan kulit putih, hidung mancung, dan tubuh tegap, pantaslah jika dia mendapatkan kategori ganteng.

"Maaf Bu." pemuda tersebut minta maaf sama Mbak Mi. Mbak Mi adalah pemilik kantin.
"Nggak apa-apa mas. Cuma kardus saja, bisa dibereskan lagi."
"Terima kasih Bu."
"Udah, jangan panggil Bu. Panggil saja Mbak Mi." goda Mbak Mi. Pemuda tersebut tersenyum.
"Mas ganteng mau pesan apa?" lanjut Mbak Mi
"Es teh tawar Mbak."
"Ok, tunggu ya."

Mbak Mi berlalu. Pemuda tersebut duduk di bangku paling pojok. Bia masih dengan kekagumannya. Masih melongo melihat kegantengan si cowok itu.

"Woiiii!!!" Teriakku
"Apaan sich?"
"Buruan ayoooo ke kelas!"

Bergegas kami kembali ke kelas. Duuuuuch, APES. Bu Tian dengan wajah merah menahan marah sudah menyambut kami. Kami spontan merunduk.

"Darimana kalian?!" tanya bu Tian galak.
"Dari belakang buuu." jawabku
"Dari belakang mana?"
"Hmmmmmm....."
"Kantin?"
"Iiiiiiya bu."
"Ok.. Kalian tahu ini belum saatnya jam istirahat. Kalau hanya sekedar haus, kalian kan bisa bawa minuman dari rumah."
"Iya bu, kami salah."
"Sudah, kali ini bu Tian maafkan. Sana masuk kelas!"

Seluruh kelas menyoraki kami berdua. Bia kali ini tak menggubris bu Tian dan sorakan teman-teman. Bia masih terpesona dengan cowok ganteng di kantin tadi.




Penasaran dengan kelanjutan cerita Abang (Ebi) kan? Pasti pada bertanya-tanya siapa pemuda di kantin tersebut? Tunggu ceritanya Rabu depan ya...




Selasa, 17 Juli 2018

Sebulan Lagi, Lomba Blog Pendidikan Keluarga Ditutup

Selasa, Juli 17, 2018 2 Comments

Assalamu'alaikum semuaa... Semangat pagi untuk kita semua.. Sudah punya list lomba blog untuk bulan Juli dan Agustus? Belum? Lomba blog pendidikan keluarga cocok nich ditambahkan dalam list kita.



Lomba blog pendidikan keluarga akan ditutup pada tanggal 14 Agustus 2018. Total hadiah yang akan diperebutkan sebesar 46 juta rupiah. Lumayan kan, buruan yuk ikut! Berikut ketentuan dan prosedur lomba blog pendidikan keluarga.

Ketentuan Lomba

  1. Peserta adalah warga negara Indonesia (WNI);
  2. Setiap peserta wajib menulis artikel dengan tema "Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian" di blog masing-masing;
  3. Blog yang dilombakan mencantumkan tanda tagar (#) #sahabatkeluarga di akhir tulisan;
  4. Menyertakan minimal satu judul berikut hyperlink/ tautan dari laman sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id;
  5. Peserta dapat mengikuti lebih dari satu tulisan;
  6. Tidak mengandung SARA dan pornografi;
  7. Blog yang dilombakan dipublikasikan pada tanggal 1 Maret - 14 Agustus 2018;
  8. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak boleh diganggu gugat.


Baca juga: Menjadi Keluarga di Era Kekinian 


Prosedur

  1. Tulisan merupakan hasil karya sendiri dan dipublikasikan pada blog pribadi pada tanggal 1 Maret - 14 Agustus 2018;
  2. Tulisan diterima panitia paling lambat 14 Agustus 2018;
  3. Peserta mengirimkan tulisan melalui email lombablog.keluarga@kemdikbud.go.id dengan melampirkan:
  • Print screen tulisan di blog;
  • Link blog;
  • Identitas pengirim sesuai KTP;
  • Salinan/ Scan KTP/SIM.


Baca juga: Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian: Keluarga Terlibat untuk Sekolah Hebat


Pengumuman Pemenang

  1. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 8 September 2018;
  2. Hadiah akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga pada bulan Oktober 2018.

Buruan ikut yuk, untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi laman sahabat keluarga. Semoga menjadi salah satu pemenangnya ya... Amiin





Senin, 16 Juli 2018

Hari Pertama Masuk Sekolah Dasar untuk Anakku Arsakha

Senin, Juli 16, 2018 0 Comments
Tepat hari ini yaitu Senin, 16 Juli 2018 anak sulungku masuk sekolah dasar. Alhamdulillah kata papa, mas kaka tidak rewel masuk pertama kali. Sebenarnya, hari ini ada kesedihan mendalam untukku. Lho kenapa sedih? 

Ketika anak sulungku butuh pendampinganku ketika masuk pertama kali, aku terikat dengan kewajiban untuk menyambut anak-anak yang juga perlu pendampingan pertama bagi orang tua.  Maklum, mamanya ini punya tugas sebagai pendidik alias guru.



Alhamdulillah meski hanya diantar oleh papa, si mas kaka tetap senang dan tanpa acara mogok. Dahulu, ketika masih TK ada drama nangis menangis kalau tidak mama yang mengantar. Alhamdulillah, anakku sudah besar. Anakku sudah paham apa pekerjaan orang tuanya. Jadi, dia maklum jika pertama menginjak kaki di SD tanpa diantar oleh sang mama.



Alhamdulillah, melalui group parenting kelas yaitu whatsApp wali murid dan wali kelas, aku masih bisa melihat keseruan si sulung ketika menerima pengarahan "Pengenalan Lingkungan Sekolah" oleh para guru.



Bahagia sekali melihat anakku yang dahulu masih bayi, sekarang sudah berumur 6 tahun dan menginjakkan kaki ke jenjang yang lebih tinggi. Jadi anak yang soleh dan pintar ya mas... Semoga di awal masuk SD ini menjadi permulaan engkau meraih mimpi tinggimu. Amin...

Baca juga : Adat Selapanan Bayi





Rabu, 11 Juli 2018

Cilok Rumahan Murah, Enak, dan Bergizi

Rabu, Juli 11, 2018 2 Comments
Assalamu'alaikum.. Ketika berkumpul dengan keluarga, hal yang paling sering dilakukan adalah saling bercerita alias curhat sembari ngemil. Betul tidak? Nah, camilan yang kerap kusajikan ketika berkumpul dengan suami dan anak-anak adalah gorengan. Suamiku paling hobi makan gorengan terutama bakwan. Bahkan, hobi makan bakwan tersebut kini turun ke anak-anak kami. Mereka juga senang makan bakwan. Jadi, sang mama ini kalau masak harus ada gorengan bakwan sayur.

Namun, kali ini sang suami tercinta request menu camilan lain. Suamiku pengin makan cilok. Wuaduuuh cilok? Putar otak lah, soalnya belum pernah bikin camilan satu ini. Akhirnya tanya dech dengan si mbah yang tahu segalanya. Yup, aku tanya mbah google. Setelah resep kusimpan, mulai eksekusi. Kebetulan semua bahan tersedia didapur, kecuali tepung sagu. Si suami tercinta dengan senang hati pun pergi untuk membeli si tepung. Mulai dech bikin cilok ala mama Linna. Apa saja bahannya? 

Bahan Cilok

  • Tepung terigu (aku pakai 5 sendok makan);
  • Tepung sagu (aku pakai sagu tani, 5 sendok makan);
  • air hangat

Bumbu Cilok

  • Merica
  • Bawang putih (aku pakai 2 siung)
  • Daun bawang
 

Cara Membuat

1. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menguleg bawang putih, merica, dan garam secukupnya sampai halus;

2. Campur jadi satu tepung terigu dan sagu ke satu tempat;


3. Beri bumbu halus ke campuran tepung;


4. Tuang air hangat sedikit-sedikit sambil diuleni, hingga seperti gambar;


5. Bulat-bulat sesuai selera;



6. Rebus cilok hingga melayang;



7. Angkat dan tiriskan;




Cilok rumahan siap disantap menemani hari keluarga. Cocok sekali disajikan dengan segelas wedang markisa atau teh. Semoga cilok rumahan murah, enak, dan bergizi ini cocok menemani hari keluarga anda. Cilok ini rasanya tidak kalah sama abang-abang yang jual di jalan lho.. Sajikan dengan kecap saja sudah enak. Selamat mencoba dan menikmati. 




Selasa, 03 Juli 2018

Selamat Ulang Tahun yang ke-15 Google Adsense

Selasa, Juli 03, 2018 0 Comments
Tengah malam ini tiba-tiba terbangun dari mimpi indah. Cuz sholat terus kulanjutkan buka laptop. Laman pertama yang kubuka adalah Blogger dan google adsense. Tahukah anda, ada yang menarik di laman adsense lho?



Bukan nominal pendapatan yang membuat mata indahku ini tertarik. Namun, sebuah balon melayang di pojok kiri atas laman google adsense. Gambar tersebut sekaligus memberitahuku bahwa adsense sedang merayakan sesuatu. Merayakan apa?

Yup, tebakan anda semua benar sekali, adsense merayakan ulang tahun ke-15 tahun. Setelah kita klik gambar tersebut, akan ada video tentang perjalanan 15 tahun adsense. Masih muda ya? Namun, sudah banyak membantu banyak orang mewujudkan mimpi. Semoga aku adalah salah satunya.. Amin

Berbicara perjalanan adsense yang sudah 15 tahun, aku mau bercerita tentang pertemuanku dengan adsense. Kapan mengenal adsense? Sudah pernah merasakan manfaat adsense belum? Dan pengalaman lainnya.

Kapan aku mengenal adsense?

Sudah hampir tiga tahun aku menggunakan adsense untuk menayangkan iklanku. Aku mengenal adsense ketika bergabung dengan salah satu komunitas di G+. Dari situ banyak ilmu masuk. Ilmu dari dunia blog. Termasuk cara bagaimana memonetisasi blog agar bisa menghasilkan uang.

Dan alhamdulillah, meskipun sudah bertahun-tahun bersama adsense, belum pernah sekalipun pay out. Namun, hal itu tak membuatku malas untuk tetap ngeblog. Kenapa kok belum pay out? Jawabannya adalah karena ngeblog hanyalah hobi disela pekerjaan utama sebagai ibu rumah tangga dan guru. 

Baca ini: iklan adsense kembali setelah blog full approve


Sudah pernahkah merasakan manfaat adsense?

Banyak sekali manfaat yang kudapat semenjak mengenal adsense. Salah satunya adalah termotivasi untuk memperbaiki konten dan laman blog agar banyak pengunjung datang serta meninggalkan komentar.

Sedikit-sedikit blog yang kubangun mulai bergeliat. Aku mulai paham bagaimana cara mengganti template, menulis konten yang baik, dan lain-lain. Intinya, mengenal adsense membuatku juauuuuuuuh lebih pintar dalam ngeblog.

Selamat ulang tahun google adsense. Semoga semakin yahud, dan makin banyak membantu orang mewujudkan impian. Dan semoga tahun ini bisa menjadi tahun pertama aku merasakan bayaran dari google adsense.. AMiiiiiiin... 



Minggu, 24 Juni 2018

Tradisi Lomban Kupatan Sungai Tayu Simbol Puncak Hari Raya Idul Fitri (2018)

Minggu, Juni 24, 2018 2 Comments
Masih dalam suasana kebahagian hari raya Idul Fitri tepatnya hari ke delapan. Tepat seminggu dari hari raya Idul Fitri, ada tradisi menarik lho di tempat kelahiranku. Sebelum aku bercerita tentang tradisi tersebut, aku akan cerita dulu tentang tempat kelahiranku. 



Tayu adalah tempatku terlahir di dunia ini. Tayu merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Pati. Tayu merupakan Kecamatan yang terbilang maju di Kabupaten Pati. Kecamatan Tayu merupakan daerah yang cocok menggambarkan Kabupaten Pati pada umumnya. 

PATI BUMI MINA TANI

Slogan di atas merupakan penggambaran dari Kabupaten Pati. Nah, Kecamatan Tayu adalah salah satu daerah yang menggantungkan kehidupan dari perikanan, pertanian, dan perdagangan. Sangat cocok dengan slogan "Pati Bumi Mina Tani".

Salah satu tradisi di Kecamatan Tayu yang erat kaitannya dengan mina atau perikanan adalah  Sedekah Laut dan Lomban. Namun kali ini aku akan membahas tentang tradisi "Lomban".

Apa itu Lomban Kupatan?

Lomban kupatan adalah tradisi yang masih lestari sejak dari dahulu kala. Mulai tahun berapa awal mula tradisi ini aku pun tak mengetahui. Namun, tradisi ini dari aku kecil hingga saat ini masih bertahan. Apa itu lomban kupatan? Lomban kupatan merupakan tradisi yang diadakan seminggu setelah hari raya Idul Fitri.

Lomban sendiri berasal dari tembung lingga "lumba" dan menjadi tembung andhadhan "lulumban" atau "(le)lumban" yang menurut kamus bausastra memiliki arti lelangen dolanan banyu. Dalam bahasa Indonesia bisa diartikan bermain air atau lebih kerennya adalah festival air. Tayu memiliki sungai yang langsung bermuara ke laut Jawa. Di sungai Tayu tersebut berjajar perahu-perahu nelayan pencari ikan. Di sungai Tayu tersebutlah festival air yang kerap dikenal dengan Lomban diadakan tiap tahunnya.

Sedangkan kata kupatan berasal dari tembung lingga kupat. Kupat sendiri merupakan kerata basa ngaku lepat atau bahasa Indonesianya mengaku bersalah. Hari raya Idul Fitri merupakan momen yang identik untuk saling mengaku bersalah dan bermaaf-maafan.

Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa Lomban Kupatan adalah tradisi menyemarakkan hari raya Idul Fitri sebagai bentuk suka cita setelah bermaaf-maafan dengan cara mengadakan festival air atau bermain air yang merupakan nadi atau kebiasaan bagi masyarakat sekitar yang dikelilingi oleh lautan.

Lomban Kupatan Sungai Tayu Tahun 2018

Tahun 2018 ini, lomban kupatan sungai Tayu jatuh pada hari Sabtu, 23 Juni 2018. Acara lomban kupatan sungai Tayu seperti biasanya diawali dengan beberapa tahapan yaitu:

Arak-arakan Sesaji 

Arak-arakan sesaji berupa Ndhas Kebo atau kepala kerbau dimulai dari balai desa Sambiroto menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI). TPI bagi masyarakat Tayu lebih dikenal dengan sebutan kongsi. Arak-arakan kepala kerbau tersebut diikuti beberapa iringan seperti drumband, tongtek, dan beberapa orang dengan pakaian punakawan dan pakaian adat Jawa lainnya.

Acara Pembukaan Larung Sesaji

Acara pembukaan larung sesaji diadakan di depan kongsi. Acara dibuka oleh pejabat daerah setempat yaitu perwakilan Dinas Kelautan, Kepala Desa Sambiroto, dan Camat Tayu.

Larung Sesaji

Acara larung sesaji kepala kerbau ke Laut mengawali Lomban Kupatan Sungai Tayu. Kepala kerbau dinaikkan ke perahu atau jukung kemudian di larung ke laut.



Masyarakat Memulai Festival Air Tradisi Lomban Kupatan

Setelah prosesi pelarungan usai, masyarakat sekitar biasanya mulai berbondong-bondong menyewa jukung atau perahu milik nelayan setempat. Jukung tersebut mengantarkan mereka menyusuri sungai Tayu hingga ke perbatasan lautan.

Masyarakat menyewa dengan merogoh kocek sebesar Rp 10.000,- per orang. Biaya sewa tersebut terbayarkan dengan kepuasan menyusuri sungai Tayu. Namun, pemandangan sungai tak lagi indah dikarenakan banyak sampah yang menghiasi air di sungai Tayu tersebut.



Serba-serbi Lomban Kupatan Sungai Tayu

Rangkaian proses larung sesaji pembuka tradisi lomban kupatan bukan dimaksudkan untuk menyekutukan Allah. Prosesi tersebut hanyalah sebagai bentuk adat tradisi yang harus dilestarikan agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman. Tradisi lomban kupatan sungai Tayu mempererat hubungan warga masyarakat sekitar Kecamatan Tayu. Karena tak hanya orang Tayu saja yang ikut meramaikan destinasi wisata tahunan tersebut.

Masyarakat sekitar seperti Kecamatan Gunungwungkal, Cluwak, Margoyoso, dan Dukuhseti pun ikut menyemarakkan tradisi lomban kupatan sungai Tayu ini. Mereka berbondong-bondong datang untuk ikut menyusuri sungai Tayu. Ikut meramaikan festival air yaitu tradisi lomban kupatan sungai Tayu dengan menyewa jukung.



Dahulu, masyarakat luar datang berbondong-bondong dengan berjalan kaki menuju sungai. Zaman dahulu alat transportasi memang hanya bus dan angkutan saja. Jadi, mereka diturunkan di luar kota Tayu tepatnya di lawiyah, pertigaan surabaya, dan Tendas kemudian berjalan kaki hingga ke sungai. Dahulu ketika masih kecil, selain menanti keramaian pasar malam, aku amat senang melihat pejalan kaki yang berbondong-bondong melewati jalan kota Tayu untuk ikut lomban. Namun, beberapa tahun belakangan pejalan kaki sudah tidak ada. Masyarakat sudah memakai kendaraan bermotor untuk datang ke sungai Tayu.



Bagi masyarakat Tayu, lomban kupatan menjadi pendatang rejeki tahunan. Para penduduk sekitar mremo atau berjualan musiman. Dengan adanya lomban menambah pemasukan. Banyak yang mremo jajanan, parkir, dan toilet umum.

Selain naik perahu atau jukung, lomban kupatan diwarnai berbagai hiburan antara lain dangdut, kesenian barongan, organ tunggal, dan pasar malam. Pasar malam berpusat di bundaran alun-alun Tayu. Pasar malam sudah dibuka pada pertengahan bulan Ramadan hingga acara lomban selesai.

Lomban Kupatan Sungai Tayu harus tetap dilestarikan. Tradisi tersebut merupakan aset budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Pati. Lomban Kupatan dapat menjadi destinasi wisata tahunan. Penarik wisatawan lokal sekitar kecamatan Tayu agar mengenal adat tradisi daerah. Namun, meski begitu, masih perlu perbaikan antara lain adalah perlu adanya sosialisasi agar kebiasaan buruk warga sekitar yang kerap membuang sampah di sungai hilang. Dengan kondisi sungai yang bersih niscaya akan menambah ketertarikan wisatawan dan tradisi lomban kupatan akan tetap dinanti tiap tahunnya.


Rabu, 20 Juni 2018

Resep Masakan Rumah Khas Ramadan Ala SO GOOD: Chicken Stick Kuah Swike

Rabu, Juni 20, 2018 2 Comments
Assalamu'alaikum... Selamat hari raya Idul Fitri 1439 H para blogger, pembaca, dan semuanya. Mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf baik disengaja maupun tidak. Sebulan penuh kita Insyaallah telah menjalankan ibadah puasa dan kini saatnya memperoleh kemenangan.

Hari raya Idul Fitri identik dengan makanan berlemak dan manis. Pasti tiap rumah menyajikan makanan manis di meja tamu dan makanan berlemak di meja makan. Tiap tahunnya, hari-hari lebaran di keluargaku dihiasi dengan makanan berlemak seperti opor dan sambal goreng dilengkapi minuman manis yaitu kelapa kopyor. Duuuuuh, dijamin membuat kolesterol naik. Tapi, asal kita berhati-hati dan makan tidak berlebihan, semua bisa dinikmati tanpa takut ancaman kolesterol naik.

Kebetulan, si mas anak sulungku ini mulai jenuh dengan masakan berbau santan. Putar otaklah aku supaya anak sulungku tetap mau makan dan masih dengan menu bervariasi tidak melulu telur, tahu, dan tempe. Bersama keluarga kecilku, aku pergi ke supermarket berbelanja kebutuhan rumah tangga. Si mas langsung menuju freezer tempat makanan beku. Dia mengambil Chicken Stick dari SO GOOD.



Chicken Stick SO GOOD yang dia pilih adalah varian original. Cocok untuk anakku yang tak suka dengan yang pedas. Sesampainya dirumah, kembali putar otak agar menunya bervariasi. Dengan bahan yang seadanya dan memang ada semua di lemari pendingin. Akhirnya aku putuskan untuk memasak swike. Swike merupakan masakan berkuah segar kesukaan suami dan anak-anakku. Biasanya, swike yang kumasak adalah swike enthok dan ayam. Kali ini, aku akan masak dengan Chicken Stick SO GOOD yang si mas beli tadi. Masakan ini merupakan resep masakan rumah khas ramadan untuk keluarga tercinta.

Bahan membuat Chicken Stick SO GOOD Kuah Swike

Bahannya sedikit dan mudah didapat yaitu:
  • Bawang putih
  • Bawang merah (digoreng garing)
  • Merica
  • Daun Bawang
  • Jahe
  • Kecap Manis
Bahan Dasar
Cara Membuat

Setelah bahan lengkap, yuk cuzz mengeksekusi. Berikut langkah-langkahnya:

Langkah Awal

1. Siapkan cobek dan ulegan.
2. Haluskan bawang putih dan merica beri garam secukupnya.
3. Iris bawang merah dan bawang putih lalu goreng hingga kecokelatan.
4. Iris daun bawang
5. Geprek jahe

Langkah Lanjutan

1. Gongso ulegan bumbu yang sudah dihaluskan tadi;
2. Setelah berbau harum, masukkan air/ air rebusan ayam;
3. Beri kecap sesuai selera;
4. Masukkan daun bawang;
5. Masukkan jahe;
6. Beri garam, gula, dan merica secukupnya hingga rasanya pas;
7. Bisa diberi kaldu instan (optional);
8. Tunggu kuah hingga mendidih;
9. Goreng Chicken Stick SO GOOD hingga kecokelatan;
10.  Iris sesuai selera;
11. Siram Chicken Stick SO GOOD dengan kuah swike yang sudah dibuat tadi;
12. Taburi dengan bawang goreng;
13. Chicken Stick SO GOOD Kuah Swike siap dihidangkan.

Chicken Stick SO GOOD Kuah Swike

Chicken Stick SO GOOD kuah swike yang kubuat adalah salah satu menu masakan untuk si kecilku. Masakan yang kubuat tersebut tidak memakai cabai karena anak-anakku tak begitu suka rasa pedas. Rasa pedas  hanya didapat dari merica.

Chicken Stick SO GOOD kuah swike ini merupakan resep masakan rumah yang bisa emak-emak sekalian coba ketika jenuh mengonsumsi aneka sajian ramadan. Bahan yang digunakan pun cukup sederhana dan mudah didapat. Rasa kuah yang segar dari swike dipadukan dengan chicken stick SO GOOD, dijamin menggugah selera anak-anak lho ma..

Kenapa aku memilih SO GOOD?

Pasti timbul beberapa pertanyaan dibenak emak-emak. Kenapa aku memilih SO GOOD, kan banyak tuch makanan sejenis di luar sana? Tahukah anda.......

1. SO GOOD yang pertama

SO GOOD merupakan makanan frozen siap saji pertama yang ibu-ibu Indonesia percaya. Varian rasa yang dihadirkan pun bermacam-macam dan menggugah selera.

2. SO GOOD mengantongi sertifikat halal

Nah, yang ini adalah syarat mutlak bagi umat islam untuk percaya pada salah satu bahan makanan. Dengan adanya sertifikat halal, siapa pun tak akan ragu untuk mengonsumsinya.

3. Kandungan gizi yang seimbang

Kandungan gizi yang terdapat di dalam tiap produk SO GOOD tak akan membuat emak-emak ragu untuk membeli dan mengonsumsi. Chicken Stick SO GOOD yang kupilih ini memiliki kandungan nutrisi omega 3 yang terbuat dari cita rasa daging ayam premium. Selain itu, Chicken Stick SO GOOD memiliki kandungan Fat sebesar 16 g, protein 17 g, karbohidrat 15 gr, natrium / sodium 690 mg.

http://sogood.id/portfolios/chicken-stick-premium/
4. Praktis

Bagi ibu pekerja seperti aku selalu menginginkan hal yang praktis. SO GOOD ini adalah pilihan yang paling pas untukku karena praktis dan tidak ribet. SO GOOD tinggal goreng dan sajikan. Namun, bisa divariasikan sesuai dengan resep masakan ala-ala ibu rumah tangga.

5. Bersih

SO GOOD memiliki kemasan yang kedap udara dan bersih. Makanan ini juga memiliki masa kadaluarsa yang cukup lama. Karena termasuk dalam makanan beku, maka lebih baik disimpan dalam lemari pendingin (frezer) agar tahan lama dan tetap bersih.



OK selamat mencoba resep masakan rumah khas ramadan ala SO GOOD versiku. Semoga keluarga suka dengan hidangan yang disajikan. Selamat menikmati dan Selamat hari raya Idul Fitri ......


Senin, 04 Juni 2018

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2018/2019

Senin, Juni 04, 2018 0 Comments
Libur sekolah segera tiba, hasil ujian nasional pun sudah ada ditangan. Saatlah memikirkan mencari sekolah baru. Jenjang sekolah yang diidam-idamkan oleh sang buah hati. Sebagai orang tua, kita pasti menginginkan yang terbaik untuk anak. Salah satunya adalah memilih sekolah yang terbaik. 



Lalu, bagaimana pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ini? Adakah yang berubah? Yup, tahun ini sistem PPDB untuk seluruh jenjang pendidikan ditentukan berdasarkan zonasi tempat tinggal. Apa itu Zonasi? Menurut KBBI daring, zonasi adalah pembagian atau pemecahan suatu areal menjadi beberapa bagian, sesuai dengan fungsi dan tujuan pengelolaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah mengeluarkan pedoman PPDB tahun pelajaran 2017/2018. Pedoman tersebut adalah Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018. Berikut adalah uraian singkat dari Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018.

Tata Cara

 Pelaksanaan PPDB Tahun Pelajaran 2018/2019 ini melalui dua cara yaitu daring dan luring.

  • Daring
Penerimaan melalui jejaring daring lebih diutamakan. Penerimaan dengan cara daring ini sudah pernah dilaksanakan pada tahun lalu. Pendaftaran PPDB akan dilakukan melalui laman resmi daerang masing-masing.
  • Luring
Pendaftaran kedua adalah dengan sistem luring atau offline. Pendaftaran sistem ini ditujukan bagi siswa atau orang tua yang tidak bisa menggunakan pendaftaran daring. Pihak sekolah yang dituju akan membantu orang tua mendaftar melalui sistem daring.

Sistem Zonasi

Dalam sistem zonasi ini, sekolah wajib enerima calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah paling sedikit sebesar 90% dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima. Radius zona terdekat ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kondisi di daerahnya. 



Biaya

Biaya dalam pelaksanaan PPDB dan pendataan ulang pada sekolah yang menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dibebankan pada BOS. Sekolah dilarang melakukan pungutan yang terkait pelaksanaan PPDB maupun perpindahan peserta didik.

Daftar Ulang

Daftar ulang dilakukan oleh calon peserta didik baru yang telah diterima untuk memastikan statusnya sebagai peserta didik pada sekolah yang bersangkutan.

PPDB Kelas 10 SMA atau Sederajat

Seleksi PPDB kelas 10 SMA atau sederajat mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai beikut:

  • Jarak tempat tinggal ke sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi;
  • SHUN SMP;
  • Prestasi di bidang akademik dan non-akademik yang diakui sekolah sesuai dengan kewenangan daerah masing-masing;


Lalu syarat PPDB kelas 10 SMA apa? Berikut syarat yang diuraikan dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018.
  • Berusia paling tinggi 21 tahun pada saat mendaftar;
  • Memiliki SHUN SMP atau sederajat;
  • Memiliki ijazah/ Surat Tanda Tamat Belajar SMP atau sederajat.

PPDB Kelas 10 SMK


Seleksi PPDB kelas 10 SMK mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai beikut:

  • Sekolah dapat melakukan seleksi bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian/program;
  • SHUN SMP;
  • Prestasi di bidang akademik dan non-akademik yang diakui sekolah sesuai dengan kewenangan daerah masing-masing;


Berikut syarat PPDB kelas 10 SMK yang diuraikan dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018.
  • Berusia paling tinggi 21 tahun pada saat mendaftar;
  • SMK bidang keahlian/program tertentu dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru;
  • Memiliki ijazah/ Surat Tanda Tamat Belajar SMP atau sederajat.

PPDB Kelas 7 (tujuh) SMP atau Sederajat

Seleksi PPDB kelas 7 SMP atau sederajat mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai beikut:

  • Jarak tempat tinggal ke sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi;
  • Nilai hasil ujian SD;
  • Prestasi di bidang akademik dan non-akademik yang diakui sekolah sesuai dengan kewenangan daerah masing-masing;

Berikut syarat PPDB SMP yang diuraikan dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018.
  • Berusia paling tinggi 15 tahun pada saat mendaftar;
  • Memiliki ijazah/ Surat Tanda Tamat Belajar SMP atau sederajat.

PPDB Kelas 1 SD atau Sederajat

Seleksi PPDB kelas 1 SD atau sederajat mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai beikut:

  • Jarak tempat tinggal ke sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi;
  • Dalam seleksi calon peserta didik baru kelas 1(satu) tidak dilakukan tes calistung.


Berikut syarat PPDB kelas 1 (satu) SD yang diuraikan dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 cuma satu yaitu berusia 7 tahun, paling rendah 6 tahun pada saat mendaftar (kecuali calon peserta didik yang memiliki kecerdasan/bakat istimewa atau kesiapan belajar, dibuktikan dengan rekomendasi dapat dilakukan oleh dewan guru sekolah).


source:


media sosial kemendikbud

seluruh gambar berasal dari media sosila kemendikbud



Selasa, 29 Mei 2018

Tahukah Anda, 28 Mei adalah Hari Kebersihan Menstruasi

Selasa, Mei 29, 2018 6 Comments
Mari kita mencoba mengingat pelajaran IPA Biologi ketika sekolah dulu. Apakah menstruasi itu? Berdasarkan pemahamanku selama sekolah dulu, menstruasi terjadi dikarenakan sel telur yang tidak dibuahi, jadi lapisan dinding rahim yang mengandung banyak pembuluh darah luruh. Semoga pemahamanku betul ya?

www.pexel.com
Nah, jika menurut website kesehatan aladokter.com, menstruasi adalah lapisan dinding rahim yang menebal luruh sebagai akibat dari tidak ada pembuahan dari sel telur. Lalu, berapa normalkah siklus bulanan menstruasi itu? Umumnya, siklus menstruasi terjadi 23-28 hari. Lama hari menstruasi juga tergantung pada kondisi perempuan. Aku pribadi mengalami siklus menstruasi tiap 30 hari sekali dengan jangka 5-7 hari. Kalau anda berapa? Pasti memiliki jawaban yang berbeda-beda, karena tiap wanita memang memiliki kondisi tubuh yang tidak sama antara satu dengan yang lainnya.

Kenapa kali ini aku membahas tentang menstruasi? Tahukan anda, bahwa kemarin yaitu tanggal 28 Mei adalah Hari Kebersihan Menstruasi. Hari Kebersihan Menstruasi? Kok baru dengar ya? Itu pun yang aku ungkapkan pertama kali ketika membaca status dari media sosial Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kemarin, seluruh media sosial dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyosialisasikan tentang hari kebersihan menstruasi tersebut. Bisa dicek dech di medsosnya. Dalam menyosialisasikan hari menstruasi tersebut, Kemendikbud membagikan mitos dan fakta tentang menstruasi. Jujur sejujur-jujurnya, informasi tersebut membuka mataku. Oooo, ternyata apa yang selama ini aku anggap benar, menurut Kemendikbud hanya mitos. 

Nah, apakah mitos dan fakta seputar menstruasi yang disosialisasikan oleh Kemendikbud tersebut, berikut ulasannya.

  • Keramas
Tidak boleh kramas saat menstruasi

Betul tidak ya, saat menstruasi keramas tidak boleh? Faktanya, saat menstruasi perempuan justru harus selalu menjaga kebersihan tubuhnya, termasuk membersihkan rambut. Rambut bersih justru mampu meningkatkan kepercayaan diri. Aku pribadi ketika menstruasi tetap keramas. Fakta ini aku setuju banget, saat menstruasi bukan jadi alasan untuk tampil klemprot. Hehehe...

  • Minum Soda
Minum Soda Mempercepat Menstruasi

Hal satu ini ikut menjadi perhatianku juga saat menstruasi. Takut terjadi sesuatu, jadi ketika menstruasi aku pun menghindari minuman bersoda. Namun, faktanya belum ada penelitian yang membuktikan minuman bersoda dapat mempercepat menstruasi. Minuman tersebut hanya dapat membuat seseorang lebih segar. Akan tetapi tidak disarankan mengonsumsi minuman bersoda ini secara rutin lho. Apalagi dalam jangka waktu yang panjang karena dapat mempengaruhi keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Nah, mau minum soda saat menstruasi? Silahkan pilih ya? Kalau aku pribadi, milih tidak minum meski dalam kondisi menstruasi ataupun tidak. Namun, sesekali bolehlah minum soda.

https://web.facebook.com/Kemdikbud.RI/

  • Menggunting Kuku dan Memotong Rambut

Tidak Boleh Menggunting Kuku dan Memotong Rambut saat Menstruasi

Benarkah memotong rambut dan menggunting kuku saat menstruasi tidak boleh? Yang aku pahami sejak dulu sekolah memang tidak boleh oleh agama. Tapi kebenarannya pun aku tak paham. Aku hanya menjalankan apa yang baik saja. Dan menurutku memotong rambut dan kuku saat menstruasi tidak mengganggu aktivitas harian. Namun, fakta yang diungkapkan oleh Kemendikbud bahwa memotong kuku dan rambut merupakan bagian dari menjaga kebersihan tubuh dan dapat dilakukan kapan saja, termasuk pada saat menstruasi. Silahkan pembaca, percaya yang mana? Semua kembali pada kepercayaan masing-masing ya...

  • Dilarang Makan Daging dan Ikan

Dilarang Makan Daging dan Ikan Ketika Menstruasi

Faktanya, mitos ini justru berakibat buruk bagi kesehatan para perempuan. Kenapa? Karena saat menstruasi, perempuan memerlukan zat besi. Perbanyak asupan makanan dengan kandungan gizi dan protein pada saat menstruasi, seperti sayuran, ikan, telur, dan daging akan lebih baik. Setuju banget dengan fakta ini. Kenapa? Iyalah, saat menstruasi itu momen dimana tubuh berasa tak bergerak sesuai kehendak kita. Jadi, betul banget jika asupan makanan bergizi membantu kita mengembalikan semangat saat menstruasi.

  • Tidak Boleh Beraktivitas

Tidak Boleh Banyak Beraktivitas saat Menstruasi

Duh, jika aku tidak boleh beraktivitas saat menstruasi, hidup ini tidak akan asyik lagi dong. Heheheh..... Faktanya, perempuan yang sedang menstruasi bebas beraktivitas secara biasa seperti pada kondisi normal. Namun, disarankan untuk membawa pakaian dalam dan pembalut cadangan, agar ketika beraktivitas tetap nyaman dan menyenangkan.

Kembali Ke diri Kita 

Setelah mengetahui mitos dan fakta menurut Kemendikbud, apakah dapat mengubah pandangan kita tentang kebiasaan saat menstruasi? Aku pribadi, sebagian setuju, sebagian pula masih yakin dengan apa yang aku lakukan saat menstruasi. Jadi, intinya kembali ke diri kita. Silahkan mau mempercayai yang mana. 

Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Ada beberapa mitos dan fakta yang menimbulkan kegalauan atau perdebatan. Sekali lagi, semua kembali ke diri kita masing-masing. Terimakasih sudah mampir.


source: https://web.facebook.com/Kemdikbud.RI/