Sabtu, 28 Mei 2022

Peran Guru dalam Merdeka Belajar Menurut Filosofi Jawa

Sabtu, Mei 28, 2022 10 Comments


Pesan singkat seperti di atas kerap kali masuk di smartphone oppo F7 milikku. Pesan yang dikirim melalui aplikasi chat tersebut berisi menanyakan tugas, materi, bahkan curhat. 

Apakah hal tersebut wajar?

Konsep pembelajaran zaman sekarang berbeda 180 derajat dengan beberapa tahun yang lalu. Pembelajaran tak hanya bertatap muka di dalam kelas. Namun, bisa dimanapun dan kapanpun. 

Jadi apakah wajar? Jawabnya tentu saja wajar. Komunikasi yang semula bisa dilakukan di dalam kelas terkendala dengan adanya pandemi covid 19. Komunikasi melalui chat seperti whatApps sangat efektif dimanfaatkan pada pembelajaran daring. Bertanya tentang tugas, materi, dan hal-hal lain bisa dilakukan oleh murid secara mudah. Interaksi melalui chat whatsApp juga efektif digunakan guru untuk mengetahui segala permasalahan yang dihadapi oleh murid di luar jam pelajaran. 

Bagaimana konsep pembelajaran zaman sekarang?

Peran teknologi dan komunikasi saat pembelajaran jarak jauh amatlah vital. Berdasarkan pengalaman pribadi, memanfaatkan teknologi dan komunikasi sangat membantuku sebagai guru dalam penyampaian materi pelajaran, komunikasi, dan pengembangan diri. 

Learning Management System (LMS) seperti google classroom kusulap sebagai kelas maya pengganti kelas tatap muka di sekolah. Media sosial tak hanya difungsikan sebagai ajang pamer kehidupan pribadi guru, tapi juga membagikan materi pelajaran. Youtube, tiktok, instagram, facebook, blog, dan whatsApp adalah beberapa media yang kupilih untuk pembelajaran saat pandemi. 

Channel Youtube Penulis

Dari sini, bisa dilihat bahwa konsep pembelajaran sudah bergeser. Sebelum pandemi, media pembelajaran favorit adalah power point dan sumber belajar terbatas hanya pada buku paket. Namun, sekarang sumber belajar tersajikan luas di internet. Video edukasi, konten edukasi, laboratorium maya, ebook, dan masih banyak lagi pilihan sumber belajar lainnya.
Penulis Memberikan Materi di tiktok

Melihat pesatnya perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan, tak heran jika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kita yaitu Nadiem Makarim mengusung konsep merdeka belajar.

Apa itu merdeka belajar?

Definisi merdeka menurut KBBI adalah bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya), tidak terkena atau lepas dari tuntutan, dan tidak terikat, tidak tergantung kepada orang atau pihak tertentu. Sedangkan belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. 



Berdasarkan definisi merdeka dan belajar menurut KBBI diatas, penulis menarik kesimpulan bahwa merdeka belajar adalah bebas memperoleh ilmu pengetahuan tanpa ada ikatan dari pihak tertentu. Kesimpulan tersebut sejalan dengan apa yang diprogramkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem bahwa merdeka belajar merupakan program yang mengupayakan proses belajar siswa secara merdeka dan bebas sesuai dengan minat dan karakter yang dimiliki.

Bagaimana peran guru dalam mewujudkan merdeka belajar?

Merdeka belajar yang digaungkan oleh Mendikbud yaitu Nadiem Makarim perlu diapresiasi. Gagasan merdeka belajar memiliki tujuan utama yaitu mereformasi pendidikan yang ada di Indonesia. Dan guru adalah salah satu garda terdepan suksesnya merdeka belajar. Bagaimana peran guru untuk mewujudkan merdeka belajar? Berikut adalah 3 filosofi Jawa yang relevan dengan peran guru dalam mewujudkan merdeka belajar.


Pertama adalah digugu lan ditiru. Guru yang memiliki cangkriman wancah digugu lan ditiru lagaknya masih relevan di era sekarang ini. Apa yang dilakukan oleh guru pasti akan disorot. Guru adalah sebuah profesi yang mulia. Peran guru dalam proses pendidikan di Indonesia amatlah penting. Guru merupakan salah satu agen perubahan yang membawa secercah harapan tinggi keberlangsungan pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. 
Namun, peran guru tak bisa tergantikan oleh teknologi apapun. Teknologi dan informasi memang memberi solusi pada pembelajaran, tapi peran guru tetap tak bisa tergantikan. Guru tetap menjadi pioner utama dalam pendidikan anak di sekolah. Selain mentransfer ilmu, guru juga menjadi orang tua kedua bagi siswa. Guru mendidik tata krama, kedisiplinan, dan nilai-nilai hidup yang lain. 

Semangat merdeka belajar menitikberatkan pembentukan karakter siswa dengan mewujudkan profil pelajar pancasila. Enam ciri utama profil pelajar pancasila yaitu 
  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia
  • Mandiri 
  • Berkebinekaan global
  • Bergotong-royong
  • Bernalar kritis
  • Kreatif
Profil Pelajar Pancasila

Keenam dimensi profil pelajar pancasila tersebut merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dan saling berkaitan. Dalam mewujudkan profil pelajar pancasila tersebut, guru sebagai seorang pendidik harus bisa digugu dan ditiru. Di masa yang akan datang, pengaruh-pengaruh yang ditanamkan oleh guru menjadi salah satu sumber penentu anak dalam mengambil keputusan. Mengapa, karena seringkali murid terinspirasi dengan apa yang dilakukan oleh gurunya dulu.


Filosofi Jawa kedua yang menurutku relevan adalah urip iku urup. Salah satu peribahasa Jawa yaitu "urip iku urup" amatlah cocok jika dikaitkan dengan peran guru dalam mewujudkan merdeka belajar. Seorang guru menjadi penerang bagi siswanya. Guru memberikan ilmu kepada siswa tanpa pamrih. Dulu siswa yang tak bisa baca, tulis, dan hitung, tapi berkat diajarkan oleh guru, bisa tumbuh menjadi seorang presiden, insinyur, menteri, dokter, dan masih banyak lagi.

Dalam mewujudkan merdeka belajar, guru berperan mendorong peningkatan prestasi baik akademik maupun non akademik. Guru mengarahkan agar murid belajar sesuai dengan bakat dan minat agar di masa depan mereka memperoleh kebahagiaan. 
Empat Pengembangan Potensi Siswa

Guru mendorong agar murid mampu mengolah pikiran (olah cipta), pengembangan budi pekerti (olah rasa), kemauan (olah karsa), dan olah raga. Jika keempatnya bisa diolah secara baik, maka murid akan tumbuh  secara baik.



Ketiga adalah aja adigang, adigung, adiguna. Adigang, adigung, adiguna memiliki arti orang yang suka mengandalkan kekuatan, keluhuran, dan kepintaran. Seorang guru tidak boleh memiliki sifat adigang, adigung, adiguna

Kenapa tidak boleh? Hal tersebut disebabkan bahwa seorang guru adalah sosok pembelajar sepanjang hayat. Guru terus belajar menyesuaikan kondisi zaman. Jadi, menyombongkan diri merupakan kegiatan yang unfaedah.

Guru harus senantiasa mengembangkan diri. Pengembangan diri bisa dilakukan dengan mengikuti berbagai kegiatan seperti webinar, workshop, bimtek, dan lain sebagainya. Salah satu kegiatan yang dapat menambah ilmu dan pengalaman adalah NGUPING SATUGURU. 


NGUPING SATUGURU merupakan kegiatan berbagi pengalaman antara guru-guru hebat dari Aceh hingga Papua. Melalui kegiatan seperti NGUPING SATUGURU tersebut, guru bisa belajar dari pengalaman guru-guru lainnya.
Banner NGUPING SATUGURU

Kegiatan-kegiatan tersebut amat bermanfaat untuk peningkatan kualitas diri pendidik. Pendidik harus terus berinovasi dan kreatif demi terwujudnya merdeka belajar untuk mempersiapkan murid menghadapi perkembangan zaman. 


Kompetensi Abad 21

Salah satu yang penting untuk masa depan murid adalah kompetensi abad 21. Kompetensi abad 21 tersebut meliputi critical thinking, komunikasi, kreatif inovatif, dan kolaborasi. Keempat kompetensi tersebut berpusat pada murid. Guru hanya sebagai fasilitator yaitu membantu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh murid.

Itulah 3 filosofi Jawa yang menurutku relevan dengan peran guru dalam merdeka belajar. Semoga kita sebagai guru bisa bermanfaat dan mengantarkan anak didik menuju kebahagiaan dan keselamatan.
 
Sumber bacaan:
guru.kemdikbud.go.id/pelatihan-mandiri
kbbi.kemdikbud.go.id

video NGUPING SATUGURU










Rabu, 30 Maret 2022

Buku Karya Pertamaku "Cerita Ceri Si Buku Dongeng"

Rabu, Maret 30, 2022 0 Comments

Alhamdulillah, Semangat pagi... Pada postingan kali ini bu Linna hanya mau menyimpan kenangan. Kenangan tentang terbitnya buku perdana karya bu Linna. Buku ini sudah bu Linna tulis pada tahun 2019 dan pernah ikut sayembara buku novel anak yang diadakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) pada tahun 2019. Pada tahun 2022 ini bu Linna bukukan melalui penerbit EDUVATION.


Buku ini bercerita tentang seorang buku cerita yang merindukan dibaca oleh pemiliknya, kisah pertemanan antar buku di dalam kamar, dan menceritakan tentang kekesalan para buku dengan Geji sebuah smartphone canggih milik Sakha.


Novel anak berjudul “Cerita Ceri Si Buku Dongeng” ini sebagai bentuk partisipasi bu Linna dalam gerakan literasi. Buku ini mengandung beberapa nilai-nilai pancasila untuk mendukung gerakan profil pancasila. Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam buku novel anak ini antara lain yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan, gotong royong, bernalar kritis, mandiri, dan kreatif. 


Nama tokoh dalam novel ini yaitu Sakha dan Aysha diambil dari nama anak-anak bu Linna. Tokoh utama yaitu Ceri merupakan imajinasi dari bu Linna. Bu Linna menyadari bahwa buku novel anak ini jauh dari sempurna. Bu Linna secara pribadi membutuhkan saran dan kritik yang membangun untuk pengembangan karya-karya selanjutnya. Bagi yang menginginkan buku ini bisa DM ig @mulinnatus.

Kamis, 24 Februari 2022

Komik Edukasi: Ayo Menulis Geguritan

Kamis, Februari 24, 2022 0 Comments

 Assalamu'alaikum... Semangat pagi.. Alhamdulillah dimasa pandemi covid-19 ini, kita masih bisa diberi produktifitas menghasilkan karya. Kali ini saya, mau membagikan karya yang bisa digunakan untuk media pembelajaran bahasa Jawa materi GEGURITAN.

Materi geguritan sudah pernah saya tulis pada postingan dibawah ini 

https://www.sinaujawa.com/2021/01/pangerten-geguritan.html

Untuk kali ini saya akan membagikan sebuah komik dengan judul "Ayo Nulis Geguritan". Di dalam komik tersebut berisi interaksi antara orang tua dan anak serta guru dan siswa. Semoga komik ini bisa bermanfaat untuk para pembaca. 


Komik di atas selain dalam bentuk e-komik juga saya cetak untuk pembelajaran secara tatap muka.

Senin, 10 Januari 2022

Wacana Deskripsi Bahasa Jawa

Senin, Januari 10, 2022 0 Comments

 Assalamu'alaikum... Sugeng pitepungan kaliyan bu Linna.. Ing pitepungan iki, bu Linna badhe mbahas babagan "Wacana Deskripsi". 



Pangerten Deskripsi

Wacana deskripsi iku wacana sing nggambarake salah sawijining kahanane barang, s wasana, lan kedadeyan (peristiwa) kanthi sagamblang-gamblange nganti wong sing maca kaya-kaya bisa weruh, krungu, lan ngrasakake barang utawa kahanan kang digambarake (dideskripsikake) mau.

Tuladha Wacana Deskripsi

Kedadeyan alam (nggambarake banjir, gunung njeblug, lindhu, lan liya-liyane)

Banjir ing desa Suka Maju nggawe ati miris. Banjir kang kedadeyan ing dina Senin sore kuwi ndadeakake kahanan desa Suka Maju nggegirisi. Dalanan kebak lendhut, omah-omah suker, tetuwuhan padha ambruk. Tumekan dina iki, listrik lan PAM isih mati. Kahanan kuwi sansaya nggawe warga desa Suka Maju nelangsa. 

......................................................................................................................................................................

Kedadeyan padinan (nggambarake swasana pasar, sekolahan, omah, wong, lan liya-liyane)

Ibuku kuwi pawongan kang paling penting ing uripku. Pawongane kulite putih, rambute ngombak, irunge mbangir. Andeng-andeng ing irunge ndadekake ibuku sansaya ayu. Ibuku kuwi dedege semedeng, ora cendhek ya ora dhuwur. 

..........................................................................................................................................................

Kedadeyan prastawa budaya (nggambarake sekatenan, barikan, sedhekah laut, pentas seni, kirab budaya, kabumi, nyadran, lan liya-liyane)

Lomban kupatan Tayu dianakake saben taun seminggu sawise bodho Idul Fitri. Kahanan ing lomban kupatan saben taun rame banget. Ana prau-prau jejer-jejer ing kali Tayu padha ngenteni momotan. Ana ing tanggul rame bakul-bakul padha mrema dagangane. Sangarepe TPI ana panggung dangdut nambah ramene lomban kupatan.

...........................................................................................................................................................





Minggu, 07 November 2021

Komik Bahasa Jawa Materi Cerita Pengalaman Pribadi

Minggu, November 07, 2021 2 Comments

 Assalamu'alaikum.. Sugeng pitepungan malih kaliyan bu Linna. Ing pitepungan iki, bu Linna badhe njlentrehake babagan crita pengalaman pribadhi. Apa kuwi crita pengalaman pribadhi? 


Pangerten Crita Pengalaman Pribadhi

Crita pengalaman pribadi yaiku crita kang dialami dening pribadhine dhewe-dhewe. Crita pengalaman pribadhi bisa dicritakake kanthi lisan utawa tulis. 


Jenis Crita Pengalaman Pribadhi

Crita pengalaman pribadi maneka warna jenise, amarga pengalaman kang dilakoni dening manungsa kuwi akeh banget. Apa bae jenis crita pengalaman pribadi?

  • Crita nyenengake
  • Crita nyedhihake
  • Crita ora kena dilalekake
  • Crita lucu

Tuladha Crita Pengalaman Pribadhi


Ing ngisor iki bu Linna maringi tuladha crita pengalaman pribadhi abentuk KOMIK. Crita pengalaman pribadhi kang lucu dilakoni dening Parmin.


Sakliyane abentuk komik, bu Linna uga maringi tuladha crita pengalaman pribadhi liyane. Klik link ing ngisor iki kanggo mlebu ing tuladha.

https://www.youtube.com/watch?v=uXVX8dgzKIw


Kanggo tuladha liyane, bisa nggoleki ing blog iki kanthi klik label crita/ critaku/ cerkak.

Sugeng sinau lan gladhen.
Wassalamu'alaikum





Minggu, 31 Oktober 2021

Cerita Rakyat Bahasa Jawa

Minggu, Oktober 31, 2021 0 Comments

 Assalamu'alaikum... 

Sugeng pitepungan kaliyan bu Linna. Bu Linna sampun maringi materi babagan crita rakyat ana ing postingan ing minggu-minggu kepungkur.


https://www.sinaujawa.com/2021/10/pengertian-cerita-rakyat.html

Ing postingan niki bu Linna badhe maringi tuladha crita rakyat. Bu Linna maringi tuladha crita kanthi irah-irahan "Keong Mas". Crita bu Linna bagi abentuk ebook. Sugeng maos.

Senin, 11 Oktober 2021

Pengertian Cerita Rakyat

Senin, Oktober 11, 2021 0 Comments

 Assalamu'alaikum.. Sugeng pitepungan kaliyan bu Linna. Bu Linna badhe njelntrehake babagan crita rakyat. Apa kuwi crita rakyat? Apa titikane? Apa wae jenise? Bu Linna badhe njlentrehake siji mbaka siji.


Pangerten

Crita rakyat kuwi crita kang asale saka masyarakat lan ngrembaka ana ing masyarakat. Crita rakyat biyasane ora kena diluru sapa pangriptane utawa panganggite (penulis/pencipta). 


Titikane (Ciri-ciri)

  • Anonim, ora diweruhi panulise.
  • Minangka karya kolektif, dianggep duweke rakyat bareng-bareng.
  • Nyritakake bab ala lan bener kanggo tuladha.
  • Nggambarake kedadeyan-kedadeyan kang mokal anane (imajiner)
  • Statis, tetep, ora ana owah-owahan sing wigati saka jaman menyang jaman.


Jenis Crita Rakyat

Mite

Mite yaiku crita rakyat kang ana gegayutane karo alam lelembut lan alam gaib.

Tuladhane: Nyi Rara Kidul, Nyi Blorong.

Fabel

Fabel yaiku crita rakyat kang paragane awujud kewan kang bisa celathu kaya manungsa. Tuladhane: Kancil Nyolong Timun, Kancil Karo Baya, Kancil Karo Macan, Gajah Musuh Semut.

Legendha

Legendha yaiku dongeng gegandengan karo dumadine sawijining papan utawa barang. Tuladhane: Asal Usul Rawa Pening, Asal Usul Desa Grantung, Malin Kundang.

Dongeng

Dongeng yaitu crita rakyat kang wis ana wiwit jaman biyen. Critane mokal lan ora dipercaya bener-bener dumadi. Tuladhane: dongeng Timun Mas, Keong Mas, Cindelaras.

Hikayat

Hikayat yaiku crita kang nyritakake babagan peragane kanthi jelas. Tuladhane: Hikayat Hang Tuah, Hikayat Bahtiar.

Babad

Babad yaiku crita kang ana bukti lan nyatane, nanging wis ditambahi crita kang ora nggenah. Tuladhane: Babad Tanah Jawi, Babad Mataram, Babad Majapahit.

Sejarah

Sejarah yaiku crita kang bener-bener kedadeyan lan ana bukti nyatane.

Tuladhane: Sejarah Jendral Soedirman, Sejarah Majapahit.

Roman

Roman yaiku crita kang nggambarake uripe pawongan saka lair nganti pati.

Tuladhane: Roman Adat, Roman Sosial, Roman Detektif.


Sumber: 

Agustina, Tri yunika. 2021. Modul Pengayaan Basa Jawa untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1. Surakarta: Putra Nugraha.






Senin, 19 Juli 2021

Teks Narasi Basa Jawa

Senin, Juli 19, 2021 0 Comments

Wacan narasi yaiku wacan kang mbudidaya nyritakake prastawa utawa kedadeyan kaya-kaya wong kang maca nyekseni dhewe utawa ngalami dhewe prastawa mau. 


Utawa wacan kang nyritakake kanthi cetha rerangkening tumindak ing sajroning prastawa, kang winates ing sajroning wektu. Wacan narasi iku adate nengenake urutan lan lumrahe ana tokoh ing sajroning crita.


Kang kalebu wacan narasi iku kayata biografi, pengalaman pribadi, lan karya sastra awujud cerkak, novel, uga drama. Karya sastra wujud cerkak, novel, lan drama utawa sandiwara iku kalebu wacan narasi amarga ing kana ana prastawa utawa kedadeyan kang kasusun ing sajroning wektu. Wacan narasi kasusun miturut rerangkening kedadeyan utawa kang lumrah diarani alur.

Jenis Wacan Narasi

Narasi Ekspositoris

Narasi ekspositoris yaiku wacana kang mung menehi katrangan lugu/apa anane, upamane: Siswa nyeritakake kedadeyan ana ing jero kelas nalika piwulangan Basa Jawa. Utawa Jaksa nyritakake kedadeyan rajapati ing pengadilan. Tuladha: biografi, autobiografi, kisah pengalaman pribadhi.

Narasi Sugestif

Narasi sugestif yaiku wacana kang ngracik kanthi runtut nganti bisa nggugah pangangen-angene wong kang maca. Kabeh crita rekan iku kalebu narasi sugestif. 
Tuladha: novel, cerkak, dongeng, roman, lan hikayat.

Titikane Narasi Ekspositoris lan Narasi Sugestif

1) Narasi ekspositoris, titikane kaya mangkene.

a) Njembarake wawasan utawa pangerten.
b) Mbeberake katrangan bab prastawa.
c) Adhedhasar nalar supaya padha sarujuk.
d) Basa informatif, tembung denotatif.

2) Narasi Sugestif, titikane kaya mangkene.

a) Mbeberake makna kang sinandi.
b) Nguripake pangangen-angen (imajinasi).
c) Nalar mung kanggo nggayuh surasa (makna), yen perlu nalar dilirwakake.
d) Basa figuratif, tembunge konotatif.
d. Trap-trapane Nulis Narasi

Trap-trapane nulis narasi.


1) Nemtokake tema karangan.
2) Nemtokake tujuan karangan.
3) Nglumpukake bahan-bahan karangan.
4) Nata rantamaning karangan.
5) Ngembangake rantaman/kerangka karangan.


source: 

Agustina, Tri Yunika. Modul Pengayaan Bahasa Jawa untuk SMP/MTS Kelas VII Semester 1. Surakarta: Putra Nugraha.




Senin, 29 Maret 2021

Struktur, Nulis, lan Ngandharake Sesorah (Pidhato)

Senin, Maret 29, 2021 0 Comments

Assalamu'alaikum.. 

Ing pitepungan iki, bu Linna badhe nulis babagan sesorah utawa pidhato basa Jawa. Sesorah utawa pidhato yaiku ngandharake gagasan kanthi lesan ing sangarepe wong akeh. Sesorah utawa pidatho duweni tujuan utawa ancas kang beda-beda, antarane yaiku:

a. Aweh seserepan (info)

b. Aweh panjurung (motivasi)

c. Aweh Pangajak

d. Aweh Panglipur (hiburan)

e. Aweh Panyaruwe (kritik)



Ngidhentifikasi Struktur Sesorah

Wong arep nindakake sesorah, biyasane nggawe cengkorongan apa wae kang arep diomongake ing ngarepe wong akeh. Cengkorongan kang kerep disebut kerangka kuwi banjur dikembangake dadi naskah sesorah utuh. Sadurunge nulis naskah sesorah, ayo padha digatekake apa wae perangan-perangan sesorah iku!

Naskah sesorah iku ngemot telung perangan, yaiku :

a. Pambuka, ing antarane mratelakake :

1) Salam pambuka

2) Pakurmatan (nyebutake kang padha rawuh)

3) Puji syukur

b. Isi, mratelakake bab-bab kang dadi wigatining sesorah.

c. Panutup, ing antarane mratelakake :

1) Dudutan (kesimpulan)

2) Pangajab (harapan)

3) Panyuwunan pangapura

4) Salam panutup


Nulis Cengkorongan Sesorah

Sawise mudeng babagan perangane sesorah, ayo padha nulis naskah sesorah. Sadurunge nulis teks sesorah becike digawe luwih dhisik cengkorongane. Cengkorongan (kerangka) sesorah yaiku baku-bakuning isi sesorah sing dirakit jumbuh karo sing dikarepake. Tuladha cengkorongan sesorah:

Tema: Pamitan Kelas IX

Irah-irahan: Sesorah Pamitan

Cengkorongan

1. Salam, pakurmatan, puji syukur

2. Kelas IX ngaturake panuwun marang Bapak/Ibu guru, lan para karyawan

3. Kelas IX aweh piweling marang kelas VII lan VIII.

4. Panutuping sesorah lan salam.


Nulis Naskah Sesorah

Sawise nggawe cengkorongan, saiki cengkorongan mau dikembangake dadi naskah sesorah kang becik. Bab-bab sing kudu digatekake nalika nulis sesorah, yaiku :

a. Sapa wae sing arep disesorahi.

b. Miliha tembung-tembung sing prasaja kang gampang dimangerteni.

c. Migunakake unggah-ungguh basa kang trep.

d. Tetimbangan wektu kang sumadiya.

e. Isine mentes lan narik kawigaten.


Ngandharake Naskah Sesorah

Sesorah iku kanggone wong sing wis kulina kaanggep entheng, kosok baline tumrap sing durung kulina mujudake panggawean kang abot. Supaya bisa sesorah kanthi becik, materi Ian mental kudu disiapake. Nalika pinuju sesorah tindak-tanduk (sikap)sing perlu digatekake yaiku :

a. Ngadeg jejeg.

b. Tangan ngapu rancange

c. Ulat nyenengake.

d. Obahing sarira prasaja.

e. Swara ora keseron nanging uga ora kelirihen.

f. Wiramaning swara kepenak dirungokake.

g. Bisa njumbuhake marang kahanan Ian swasanane.


Nah, para siswa sawise mangerteni lan mudeng apa kuwi struktur, carane nulis, lan ngandharake sesorah, ayo padha gladhen.

Wassalamu'alaikum wr. wb



source: Slamet,M. Pd. 2016. Wursita Basa kelas IX. Klaten: Sahabat.



Jumat, 19 Februari 2021

Serat Wulangreh Pupuh Durma

Jumat, Februari 19, 2021 11 Comments

 Assalamu'alaikum...

Sugeng pitepungan ing pasinaon basa Jawa. Ing tulisan iki, bu Linna arep nulis babagan Serat Wulangreh Pupuh Durma. Serat Wulangreh anggitane Sri Pakubuwana IV. Durma awatak galak, nantang, nesu, lan muntab. 

Ing ngisor iki tuladha Serat Wulangreh pupuh Durma pada 1


Mesthi akeh kang durung paham apa tegese tembung-tembung ing tembang Durma. Ana ing gambar dhuwur, wis sumedya tegese tembung-tembung kang angel. Saka teges mau, bisa kadudut isi lan amanat tembang. 


Nulis Isi lan Amanat Tembang

Tembang macapat kalebu basa kang ginathok. Kerepe migunakake basa kawi, uga kadhang kala mingunakake baliswara. Mula, mangerteni isi tembang macapat iku ora gampang. Mangkene tuladha mangerteni isi tembang:


a. Tembung Kawi diganti nganggo tembang padinan.

Tuladha:

darapon sudaa = supaya ngurangi

rerema ing tyasireki = tenangna ing sajroning ati


b. Nambahi utawa ngurangi tembung supaya luwes

Tuladha:

karsanira lestari = kekarepane bisa dikontrol 


c. Tanda waca (titik, koma, pakon,lan liya-liyane) manut basa gancaran 

manut basa gancaran bisa ditegesi bebas ora gumathok aturan.


d. Yen ukara baliswara, kudu diwalik

baliswara yaiku ukara kang anggone negesi kanthi diwalik, supaya guru lagune pas utawa gathuk.

Tuladha:

Anoman sampun malumpat dadi Anoman malumpat sampun.


Sawise ngerti carane nggoleki isi tembang, saiki ayo gladhen nemokake isi lan amanat tembang Durma ing dhuwur. Tembang Durma pada 1.. Kerjake ing link ngisor iki!


https://forms.gle/79TaAXe5gE2fbSbc9


Sugeng Gladhen

Wassalamu'alaikum



Sumber: 

Slamet. 2016. Wursita Basa. Klaten: CV Sahabat

BKS MGMP Kab. Pati